Photobucket Photobucket

Minggu, 24 Juli 2011

Sepuluh Langkah menyambut Ramadhan.





1. Berdoalah agar Allah swt. memberikan kesempatan kepada kita untuk bertemu dengan bulan Ramadan dalam keadaan sehat wal afiat.
Sebagai umat muslim kita tentunya senang donk ketemu Bulan Ramadhan lagi. Sahabat Nabi aja ada yang pernah berkata Andai semua bulan itu Bulan Ramadhan. Subhanallah...
Dalam hadist yang diriwayatkan oleh Anas bin Malik, Rasulullah pernah berdoa Allahuma bariklana fii rajab wa sya’ban, wa balighna ramadan.” Artinya, ya Allah, berkahilah kami pada bulan Rajab dan Sya’ban; dan sampaikan kami ke bulan Ramadan. (HR. Ahmad dan Tabrani)

2. Bersyukurlah dan puji Allah atas karunia Ramadan yang kembali diberikan kepada kita.
Alhamdulillah.., kita kini sudah memasuki bulan Sya'ban yang sebentar lagi akan menyongsong Bulan Ramadhan. Memasuki bulan Ramadhan kita emang harus banyak bersyukur karena Allah telah memberikan umur panjang kepada kita.

3. Bergembiralah dengan kedatangan bulan Ramadhan
Haiyoo..., jujur siapa yang nggak suka kalau bulan Ramadhan tiba?? Kalau admin percaya, yang buka blog ini plus baca tulisan ini pasti seneng bulan Ramadhan tiba, buktinya mau baca tulisan ini. Hihihi
Rasulullah selalu memberikan kabar gembira kepada para sahabatnya ketika bulan Ramadhan tiba. Sabda Rasulullah.. "Telah datang kepada kalian bulan Ramadan, bulan yang penuh berkah. Allah telah mewajibkan kepada kalian untuk berpuasa. Pada bulan itu Allah membuka pintu-pintu surga dan menutup pintu-pintu neraka.” (HR. Ahmad).



4. Rancanglah agenda kegiatan untuk mendapatkan manfaat sebesar mungkin dari bulan Ramadhan
Berhubung bulan Ramadhan itu cuma sebulan dalam setahun. Waktunya kan pastinya singkat banget tuh.. Nah alangkah baiknya, sebelum bulan Ramadhan tiba kita sudah menyusun target-target apa yang akan dicapai di bulan Ramadhan. Kalau perlu untuk memotivasi kita setiap hari, tempel aja target itu di kamar masing-masing.

5. Bertekadlah mengisi waktu-waktu Ramadan dengan ketaatan.
Yang biasanya kalau sekolah istirahat ke kantin, nah pas puasa kan banyak luangnya tuh.. Pergunakan aja dengan membaca Al Quran atau bisa shalat Dhuha di masjid. Pokoknya segala sesuatu yang bisa menambah iman kita deh..


6. Pelajarilah hukum-hukum semua amalan ibadah di bulan Ramadan
Yaps! Bener banget nih. Kita harus tahu ilmu. Kalau nggak tahu ilmu gimana mau menjalankan ibadah di Bulan Ramadhan? Yang ada malah kesia-siaan ntar kalau kita melakukan ibadah tanpa ilmu hanya berdasar 'mengekor'.
Daripada kita ikut-ikutan terhadap sesuatu yang masih dipertanyakan keabsahan ilmunya mendingan kita belajar dulu, trus hasil belajar kita ditularin deh ke temen-temen yang lain. Nah malah nambah pahala nyebarin ilmu.

7. Sambut Ramadhan dengan tekad meninggalkan dosa dan kebiasaan buruk.
Mulai sekarang, kita tata kebiasaan dan cara hidup kita. Apakah ada yang menyimpang dari perintah Allah?
Nah kalau kita menemukan langsung aja cut habis biar nggak mengotori hati, bertahap juga nggak apa-apa. Kalau kita

8. Siapkan jiwa dan ruhiyah kita dengan bacaan yang mendukung proses tadzkiyatun-nafs.
Apa sih tadzkiyatun nafs? Tadzkiyatun Nafs itu pensucian diri. Kunjungin aja majlis-majlis ilmu yang membahas keutamaan, hukum, dan hikmah puasa sehingga kita siap menghadapi bulan Ramadhan

9. Siapkan diri untuk berdakwah di bulan Ramadhan dengan:
· buat catatan kecil untuk kultum tarawih serta ba’da sholat subuh dan zhuhur.
· membagikan buku saku atau selebaran yang berisi nasihat dan keutamaan puasa.

10. Sambutlah Ramadhan dengan membuka lembaran baru yang bersih
Kepada Allah, dengan Taubatan nashuha.
Kepada Rasulullah saw., dengan melanjutkan risalah dakwahnya dan menjalankan sunnah-sunnahnya.
Kepada orang tua dan karib kerabat, dengan mempererat hubungan silaturrahmi.
Kepada masyarakat, dengan menjadi orang yang paling bermanfaat bagi mereka. Sebab, manusia yang paling baik adalah yang paling bermanfaat bagi orang lain.

Source : dakwatuna.com

Senin, 11 Juli 2011

Jembatan San-Fransisco ada di Kalimantan Timur


Ini adalah jembatan paling modern yang pernah aku lihat di Indonesia ketika mengunjungi kota Tenggarong, Kabupaten propinsi Kutai Kertanegara. Jembatan yang indah selain jembatan Ampera di Palembang dan jembatan Suramadu di Surabaya. Untuk mengunjungi jembatan ini kita dapat menempuhnya selama kurang lebih satu jam dari kota Samarinda (Ibukota Kalimantan Timur).


Jembatan ini membentang perkasa di atas sungai mahakam yang menghubungkan kota samarinda dengan kota tenggarong. Sekilas jembatan ini mengingatkan pada bentuk jembatan San Fransisco yang ada di Amerika. Jembatan ini terdiri dari dua buah pilar utama yang berbentuk gawang yang diperkokoh oleh kolom horizontal kemudian pilar utama tersebut menghubungkan tiap-tiap bagian jembatan dengan kabel baja yang gedenya minta ampun. Disalah satu sisi jembatan juga dihiasi dengan taman bermain yang dilengkapi dengan arena panjat tebing, arena skate-board, panjat tebing maupun tempat duduk untuk santai di pinggir sungai mahakam.

Pemandangan ketika melintasi jembatan pun sangat indah sekali, pulau kumala yang merupakan pulau wisata yang terletak di dekat jembatan pun terlihat dengan jelas apalagi view dari salah satu stadion terbesar dan modern di Indonesia (stadion kudunga) pun merupakan pemandangan yang tak akan mungkin kita lewatkan ketika menyeberang jembatan. Malam hari adalah waktu yang tepat untuk mendapatkan pemandangan sempurna, kerlap-kerlip lampu yang terpasang di kabel penghubung dan di pilar utama menjadikan pemandangan luar biasa di atas sungai mahakam yang juga dihiasi pantulan sinar dari atas jembatan.


Jadi rugi kalau ke Kalimantan Timur tanpa mengunjungi salah satu icon kota tenggarong ini selain tempat wisata lain di kalimantan timur, berfoto sebagai oleh-oleh untuk di-upload di jejaring media pun pastinya menjadi hal yang wajib.



http://myone1way.blogspot.com/2011/05/jembatan-san-fransisco-ada-di.html

Sabtu, 09 Juli 2011

Nasi Kuning Warung Kopi Taufik – Samarinda

Di Samarinda dan Balikpapan, biasanya Nasi Kuning itu pakemnya makanan buat sarapan nah. Sekarang juga masih pang, cuma setahun terakhir ini mulai usum Nasi Kuning diobral malam sampe subuh.

Tetep memegang arus kuat, Warung Kopi “Taufik” menebar aroma Nasi Kuning pas matahari terbit aja. Lokasinya di Jalan Diponegoro, percis seberang Hotel Senyiur.


Nasi Kuning ala Samarinda punya 3 lauk pilihan: Daging semur, Telur Bulat atau Ikan Haruan. Yah, kalo daging dah lumrah dimana-mana. Aku pilih Telur + Ikan Haruan lah, keduanya dimasak pedas ala bumbu Bali *eh, ada yg tau ga kenapa bumbu merah pedas disebutnya Bumbu Bali ya?*

Ikan Haruan itu sejenis ikan yang hidup di air tawar atau air payau. Biasanya dijebak di daerah kali atau sungai. Penampilan fisiknya agak njiplak sodaranya sesama ikan yg namanya Lele, tapi yg ini ga pake kumis *udah cukuran? wkwk*

Kembali ke Warung Kopi Taufik, kata pak Sopir travel yg baik hati, penjual Nasi Kuning disini sebenarnya cuma pinjam tempat aja. Tempo doeloe, jualannya deket pasar.

Seporsi Nasi Kuning ala Samarinda yg tersaji dimeja selain lauk pilihan ku tadi, sudah ditambah serundeng dan bihun masak kecap. Nasi Kuning ala Samarinda ini, berbeda dengan Nasi Kuning ala Jawa yang cenderung lengket





Naskun disini butiran nasinya cenderung kepyar (pecah). Pertama, salahkan jenis berasnya. Kedua, karena memang ga pake campuran ketan. Tapi jenis Nasi Kuning yg seperti ini nih idolaku

Porsi nasinya pas buat sarapan pagi. Disiram dengan bumbu pedas yang merah kecoklatan, makin bersinar terang selera makan ku Ikan Haruan ini lunak, dan sepertinya sudah digoreng dulu sebelum dimasak bumbu pedas. Dan seperti ikan air tawar lainnya, ga berasa amis.

The way I eat it: aduk aja semua serundeng, bihun, bumbu dan nasi jadi satu. Berlipatlah kenikmatannya. Buat yg ga tahan pedas, jangan pucat dulu dong baca postingan ini Ga terlalu menyiksa lidah kok, masih lebih pedas Nasi Kuning Ambon Avon.

Tips dari @epingaddict , kalo dibungkus bawa pulang harganya bisa lebih murah, ga di mark up sama yang punya kedai. Oya, kalo dibungkus konon juga lebih sedap karena pakai daun pisang


Hal unik lain yg tertangkap radar INIJIE adalah:
Minuman kemasan ditiap meja meriah banget susunannya.
Ditawarin juga makan Telur Penyu. Tapi karena aku anti makanan yg terancam punah, ga sentuh2 deh.

Hari ini udah kembali ke Balikpapan. Let’s see apalagi yang menarik di Bumi Etam Kalimantan Timur ini ya




http://www.inijie.com/2011/06/08/nasi-kuning-warung-kopi-taufik-samarinda/

Rabu, 06 Juli 2011

Download Gratis Video Ceramah KH Zainuddin MZ / Dai sejuta ummat.



Klik Mouse kakan pada link dibawah - pilih Open Link In New Tab
  1.  http://www.4shared.com/video/LSh7DNmZ/_2__Pengajian_KH_ZAINUDDIN_MZ_.html
  2. http://www.4shared.com/video/8UQGn8f_/_2__Pengajian_KH_ZAINUDDIN_MZ_.html
  3. http://www.4shared.com/video/dXfc-wER/_2__Pengajian_KH_ZAINUDDIN_MZ_.html
  4. http://www.4shared.com/video/sZKLUoxN/_2__Pengajian_KH_ZAINUDDIN_MZ_.html
  5. http://www.4shared.com/video/c9sbrkoG/_2__Pengajian_KH_ZAINUDDIN_MZ_.html
  6. http://www.4shared.com/video/v_1LbthS/_2__Pengajian_KH_ZAINUDDIN_MZ_.html
  7. http://www.4shared.com/video/ZJoTkfzo/_2__Pengajian_KH_ZAINUDDIN_MZ_.html
  8. http://www.4shared.com/video/dADM3yNj/_2__pengajian_KH_ZAINUDIN_MZ_N.html
  9. http://www.4shared.com/video/AFY7iY8D/_2__pengajian_KH_ZAINUDIN_MZ_N.html
  10. http://www.4shared.com/video/PDFFyP1r/_2__pengajian_KH_ZAINUDIN_MZ_N.html
  11. http://www.4shared.com/video/jiihJNV0/_2__pengajian_KH_ZAINUDIN_MZ_N.html
  12. http://www.4shared.com/video/akPKZ_M4/_2__pengajian_KH_ZAINUDIN_MZ_N.html
  13. http://www.4shared.com/video/Npg-ex9S/_2__pengajian_KH_ZAINUDIN_MZ_N.html
  14. http://www.4shared.com/video/M7u9VkTN/_2__pengajian_KH_ZAINUDIN_MZ_N.html
  15. http://www.4shared.com/video/z1mpVKHh/Pengajian_KH_ZAINUDDIN_MZ__Sur.html
  16. http://www.4shared.com/video/q3TS_8Ol/Pengajian_KH_ZAINUDDIN_MZ__Sur.html
  17. http://www.4shared.com/video/GjEqe5Xm/Pengajian_KH_ZAINUDDIN_MZ__Sur.html
  18. http://www.4shared.com/video/ll7QuG4a/Pengajian_KH_ZAINUDDIN_MZ__Sur.html
  19. http://www.4shared.com/video/wMrD7jLA/Pengajian_KH_ZAINUDDIN_MZ__Sur.html
  20. http://www.4shared.com/video/jKW5RrSw/Pengajian_KH_ZAINUDDIN_MZ__Sur.html
  21. http://www.4shared.com/video/eRBOC43c/Pengajian_KH_ZAINUDDIN_MZ__Sur.html
  22. http://www.4shared.com/video/Py0rNsIL/pengajian_KH_ZAINUDIN_MZ_NABI_.html
  23. http://www.4shared.com/video/noRQuC4a/pengajian_KH_ZAINUDIN_MZ_NABI_.html
  24. http://www.4shared.com/video/ymonefXm/pengajian_KH_ZAINUDIN_MZ_NABI_.html
  25. http://www.4shared.com/video/ZkHZZTQy/pengajian_KH_ZAINUDIN_MZ_NABI_.html
  26. http://www.4shared.com/video/gjayJ1Ju/pengajian_KH_ZAINUDIN_MZ_NABI_.html
  27. http://www.4shared.com/video/2-_ZGX6t/pengajian_KH_ZAINUDIN_MZ_NABI_.html
  28. http://www.4shared.com/video/SB8aNaUf/pengajian_KH_ZAINUDIN_MZ_NABI_.html

Download Gratis MP3 Ceramah KH Zainuddin MZ / Dai sejuta ummat



Klik Mouse Kanan pada link dibawah - pilih OpenLink In New Tab
  1. K.H. Zainuddin MZ - Mencari Jodoh.mp3
  2. K.H. Zainuddin MZ - Nabi Adam AS.mp3.MP3
  3. K.H. Zainuddin MZ - Nabi Yusuf dan Si Zulaika.mp3.MP3
  4. Pengajian KH Zainuddin MZ - 10 Golongan musuh setan.mp3
  5. Pengajian KH ZAINUDDIN MZ - Bila Do’a Tak Terjawab Side B.mp3
  6. pengajian KH ZAINUDDIN MZ. Bila Ajal Tiba.mp3
  7. Pengajian KH ZAINUDDIN MZ. Mencari Jodoh.mp3
  8. Pengajian KH ZAINUDDIN MZ. Nabi Adam AS.MP3
  9. Pengajian KH ZAINUDDIN MZ. Nabi Yusuf dan Si Zulaika.MP3
  10. Pengajian KH ZAINUDDIN MZ. Pahala Dan Dosa.mp3
  11. Pengajian KH. ZAINUDDIN MZ. 10 Teman Setan 1 of 7.mp3
  12. Pengajian KH. ZAINUDDIN MZ. 10 Teman Setan 2 of 7.mp3
  13. Pengajian KH. ZAINUDDIN MZ. 10 Teman Setan 3 of 7.mp3
  14. Pengajian KH. ZAINUDDIN MZ. 10 Teman Setan 4 of 7.mp3
  15. Pengajian KH. ZAINUDDIN MZ. 10 Teman Setan 5 of 7.mp3
  16. Pengajian KH. ZAINUDDIN MZ. 10 Teman Setan 6 of 7.mp3
  17. Pengajian KH. ZAINUDDIN MZ. 10 Teman Setan 7 of 7.mp3
  18. Pengajian KH. ZAINUDDIN MZ. Taubat 1 of 7.mp3
  19. Pengajian KH. ZAINUDDIN MZ. Taubat 2 of 7.mp3
  20. Pengajian KH. ZAINUDDIN MZ. Taubat 3 of 7.mp3
  21. Pengajian KH. ZAINUDDIN MZ. Taubat 4 of 7.mp3
  22. Pengajian KH. ZAINUDDIN MZ. Taubat 5 of 7.mp3
  23. Pengajian KH. ZAINUDDIN MZ. Taubat 6 of 7.mp3
  24. Pengajian KH. ZAINUDDIN MZ. Taubat 7 of 7.mp3
  25. Pengajian KH. ZAINUDDIN MZ. Harta, Wanita Tahta 1 of 7.mp3
  26. Pengajian KH. ZAINUDDIN MZ. Harta, Wanita Tahta 2 of 7.mp3
  27. Pengajian KH. ZAINUDDIN MZ. Harta, Wanita Tahta 3 of 7.mp3
  28. Pengajian KH. ZAINUDDIN MZ. Harta, Wanita Tahta 4 of 7.mp3
  29. Pengajian KH. ZAINUDDIN MZ. Harta, Wanita Tahta 5 of 7.mp3
  30. Pengajian KH. ZAINUDDIN MZ. Harta, Wanita Tahta 6 of 7.mp3
  31. Pengajian KH. ZAINUDDIN MZ. Harta, Wanita Tahta 7 of 7.mp3
  32. Pengajian KH.Zainudin MZ _ Bila Ajal Tiba.mp3
  33. Khutbah Jumat - KH. Drs. M. Zainuddin, MA - Al Mubarakah (1)
  34. Khutbah Jumat - KH. Drs. M. Zainuddin, MA - Al Mubarakah (2)
  35. Khutbah Jumat - KH. Drs. M. Zainuddin, MA - Al Mubarakah (3)

Rabu, 22 Juni 2011

Waspada...! Air Galon Palsu

 Liputan6.com, Jakarta: Air minum adalah kebutuhan pokok yang tak bisa ditawar-tawar. Untuk mengganti cairan tubuh yang hilang, setiap hari dibutuhkan dua sampai tiga liter air minum. Maka, pemandangan jamak akan terlihat setiap hari, semisal minum di tengah perjalanan, usai berolahraga, dan minum ditengah aktivitas lainnya.

Karena itu pula, berbagai cara dilakukan orang untuk memenuhi kebutuhannya akan air minum. Survei yang dilakukan Tim Sigi di kawasan Yogyakarta, misalnya, memperlihatkan buruknya kualitas air tanah di sejumlah wilayah Bantul yang mau tak mau memaksa sebagian warga beralih pada air kemasan untuk minum. Tak heran, air minum dalam kemasan laris manis dan jadi primadona.

Namun, hal ini pula yang kemudian harus jadi perhatian. Hati-hati, makin laku suatu produk maka makin besar risiko pemalsuan oleh orang-orang tak bertangung jawab. Lihat saja kasus pemalsuan air isi ulang yang terjadi disebuah rumah kontrakan di Dusun Tangkil Srihandono Pundong, Bantul.

Kasus ini terbongkar dari kecurigaan warga terhadap aktivitas penghuni yang sering membawa galon kosong saat sore hari dan esoknya galon-galon itu sudah berisi air yang siap dipasarkan. Ternyata, air isi ulang itu berasal dari sumur. Praktik culas ini hampir dua bulan dijalankan pelaku.

Untuk membuktikan fakta di lapangan seputar pemalsuan air kemasan ini, Tim Sigi menelusuri warung-warung yang pernah ditawarkan pelaku. Awalnya tak ada jejak pemalsuan air isi ulang. Tak menyerah, kami mengendus lebih jauh. Fakta ini kami dekatkan dengan lokasi pembuatan air galon palsu dimana ada keterangan janggal yang diberikan pemuka warga berkaitan kegiatan dalam rumah kontrakan pelaku yang digerebek polisi.

Berbekal informasi dari sejumlah warung yang sempat memperjualbelikan air isi ulang rekayasa, yaitu air mentah yang dicampur air matang ini dan juga keterangan dari sejumlah warga, Tim Sigi bergerak cukup jauh meninggalkan lokasi Pundong. Tim mendatangi sebuah rumah yang dicurigai masih memproduksi air galon palsu. Bukti-bukti mencurigakan ditemukan di sini.

Sayangnya, Tim Sigi kesulitan mencari bukti yang lebih kuat, semisal produksi air isi ulang palsu yang tengah berlangsung. Dugaan kuat, karena tengah menjadi sorotan setelah penggerebekan salah satu lokasi pengoplos air galon palsu, sang pelaku "tiarap" dulu.

Namun, upaya menggali kebenaran seputar air galon palsu terus dilakukan. Lihat dan jangan terkecoh, galon-galon air minum ini sebenarnya palsu. Kemasan air isi ulang ini disita polisi menyusul terbongkarnya praktik ilegal air isi ulang oplosan yang dikerjakan sindikat yang dikomandani oleh Joni.

Joni dan dua sekondannya dibekuk polisi saat memproduksi air isi ulang dari air sumur di rumah kontrakannya di Dusun Tangkil Srihardono Pundong, Yogyakarta. Agar meyakinkan konsumen, galon, merek, dan tutup segelnya tetap memakai label produk resmi yang asli. Tak heran sepintas air tampak bersih dan layak konsumsi. Untuk menghindari kecurigaan, tersangka menjualnya ke warung di wilayah pinggiran kota, seperti Jetis, Sleman, dan Kulon Progo.

Angka galon isi ulang yang telah mereka pasarkan jumlahnya cukup mencengangkan. Sedikitnya sekitar 1.000 galon air isi ulang telah dibuang ke pasaran dalam waktu singkat dua bulan beroperasi. Sejauh ini produk air kemasan yang paling diincar para pelaku adalah produk merek terkenal. Alasannya, gampang menjualnya ketimbang memalsukan produk lain.

Jaringan pemalsu melebar tak hanya di Bantul. Telunjuk informan Sigi pun mengarah ke Ungaran, Semarang, Jawa Tengah. Di sini kami dipertemukan dengan seorang pemalsu air minum kemasan yang masih beroperasi. Bedanya, air yang dipalsukan didapat dari depo air isi ulang miliknya, namun menggunakan galon label dan penutup yang seolah-olah asli galon produk air kemasan terkemuka.

Hasil uji laboratorium menjelaskan dengan gamblang tentang kandungan air minum kemasan maupun isi ulang yang tak melalui proses sterilisasi sesuai standar. Untuk mengetahui kandungan air produksi Joni dan rekannya yang menggunakan air sumur dioplos air matang, Tim Sigi membawa sampel air itu ke laboratorium Dinas Kesehatan Bantul. Pengujian menggunakan Standar Nasional Indonesia dengan parameter unsur bakteriologis dan kimia.

Langkah pertama, analis laboratorium mengambil sampel dari sumber air sumur yang diduga tidak layak konsumsi menggunakan botol yang sudah disterilkan supaya tidak terkontaminasi bakteri lainnya. Bakteri kemudian dimasukkan ke dalam act incubator yang berfungsi sebagai pemanas dan didiamkan dalam waktu tertentu. Suhu pun harus terjaga benar 36 derajat Celcius. Hasilnya, uji air minum kemasan produksi Joni sangat tidak sehat untuk dikonsumsi.

Untuk mengetahui air ini mengandung bakteri, sampel yang telah diendapkan 48 jam harus diencerkan melalui proses pemanasan untuk kemudian dipindahkan ke tabung reaksi yang tumbuh bakteri. Tahap berikutnya dilakukan uji untuk mengetahui ada tidaknya bakteri ekoli dan koli tinja dalam kandungan air.

Sampel yang telah diuji dibekukan sebelum disimpan di inkubator dalam suhu 37 derajat Celcius untuk uji bakteri ekoli dan 44 derajat Celcius untuk bakteri koli tinjanya selama 48 jam. Seperti sudah diduga sebelumnya, air kemasan produksi Joni positif mengandung bakteri ekoli.

Meski sudah banyak kasus yang terungkap, Asosiasi Pengusaha Air Minum dalam Kemasan Indonesia (Aspadin) maupun Yayasan Lembaga Konsumen Yoyakarta mengeluhkan rendahnya sanksi hukum bagi para pelaku. Yayasan Lembaga Konsumen Yogyakarta hanya bisa mengeluarkan rekomendasi seputar antisipasi air kemasan palsu yang beredar di Tanah Air.

Kasus-kasus pemalsuan air kemasan maupun penipuan konsumen seputar air isi ulang yang sempat kami investigasi menjadi bukti bahwa perlindungan konsumen belum bisa dipertanggungjawabkan di negeri ini. Alangkah baiknya jika urusan air minum yang memenuhi harkat orang banyak ini segera dicari jalan keluarnya oleh pemerintah. Karena kami, masyarakat Indonesia butuh air minum yang bersih dan sehat. Simak selengkapnya investigasi Tim Sigi dalam tayangan video program Sigi edisi Sabtu, 14 Mei 2011. Selamat menyaksikan.(ADO)

http://berita.liputan6.com/read/334358/waspada_air_galon_palsu

Kenali Tahu Berbahaya!

 Liputan6.com, Magelang: Dari berbagai jenis makanan rakyat, hingga kini tahu merupakan salah satu penganan berbahan baku kedelai yang banyak digemari orang. Terlebih, jika tahu sudah diolah menjadi hidangan yang mengundang selera perut seperti bakwan malang, tahu gimbal hingga siomay.

Mayoritas masyarakat menyukai tahu lantaran di samping rasanya yang lezat, makanan berbahan baku kedelai itu dipercaya memiliki kandungan protein nabati terbaik yang tentunya bermanfaat bagi kesehatan. Termasuk, mencegah berbagai macam penyakit kanker hingga jantung. Selain itu, harganya yang cukup murah bisa dijangkau masyarakat bawah sekalipun.

Pasokan tahu baik mentah maupun matang digelontor para pedagang dan perajin tahu ke sejumlah pasar tradisional. Para penggemar pun tak perlu khawatir kehabisan karena suplainya yang cukup banyak. Beberapa jenis tahu salah satunya bisa dilihat dari warna dan karakteristik lainnya.

Mulai dari tahu putih, tahu berwarna kuning yang saat pembuatannya memakai sejenis zat warna hingga tahu coklat yang telah digoreng. Jenis lainnya yang unik adalah tahu kacamata yang berasal yang sebagian besarnya dipasok dari Kota Magelang, Jawa Tengah.

Tahu sudah dikenal luas dari Sabang sampai Merauke yang disajikan menjadi beragam jenis makanan mulai dari pedagang kaki lima (PKL) hingga warung makan.

Bagi para penggemar berat, proses pembuatan makanan berbasis kedelai itu sangat menarik untuk diuraikan. Pertama, bahan dasar kedelai terlebih dahulu dicuci bersih. Kemudian, kedelai itu digiling menjadi halus agar sari kacang kedelai bisa digunakan menjadi potongan tahu. Selanjutnya, sari kacang kedelai itu dimasukkan ke dalam tungku khusus.

Udara panas pun menguar dari tungku tempat sari kedelai dimasak. Sari kedelai yang matang selanjutnya disaring untuk dijadikan tahu. Hasilnya, cetakan tahu siap dipotong menjadi beberapa potongan kecil. Selanjutnya, tahu yang sudah jadi itu pun siap didistribusikan.

Namun, di tengah upaya sekelompok perajin dan pedagang tahu berjualan dengan cara yang jujur. Segelintir pedagang nakal nekat menggunakan zat pengawet dengan jumlah yang tak bisa dipertanggungjawabkan dengan berbagai macam alasan dikemukakan.

Seorang pedagang, sebut saja Eko namanya, bergegas menuju ke sebuah pabrik tahu di salah satu kota Jawa Tengah, ketika matahari baru terbit. Tentunya, ia bermaksud membeli tahu yang akan dijualnya lagi. Tak lama berselang, ia pun keluar-masuk kampung menawarkan tahu seraya berharap barang dagangannya ludes terjual.

Namun, dagangannya belum juga bertemu peruntungan meski matahari makin tinggi menyebabkan kulit terasa panas terbakar. Titik terang mulai nampak di sebuah perumahan saat sejumlah ibu-ibu membeli tahunya. Sayangnya, hasil penjualan kali ini tak menolong banyak. Buktinya, sisa penjualan tahu hari ini masih terlihat banyak. Ia pun memutuskan untuk membawa pulang sisa barang dagangannya ke rumah.

Saat itulah Eko menyempatkan diri mendatangi sebuah toko material guna membeli tawas, bahan kimia yang biasa digunakan untuk menjernihkan air. Selain itu, sang penjual tahu itu juga membeli bahan kimia pengawet, formalin dan boraks di pasar. Dua bahan kimia tersebut ternyata ia gunakan untuk mengawetkan tahu agar bisa kembali dijual keesokan harinya. Praktik nakal yang tentunya bisa membahayakan kesehatan manusia.

Setibanya di rumah, Eko pun melakukan aksinya membuang air tahu yang baunya sudah mulai terasa tidak enak. Setelah itu, tahu pun direndam dengan formalin selama 15 menit, gunanya agar makanan berbahan kedelai itu tetap awet. Sambil menunggu, ia pun menyiapkan tawas yang kemudian dicairkan di sebuah baskom. Tak ada perbandingan yang digunakan, tawas pun dituangkan ke tahu agar terlihat segar saat dijual esok hari. Ia mengaku tak tahu jika perbuatannya merugikan kesehatan konsumen, terlebih melanggar hukum.

Keesokan paginya, Eko langsung pergi berkeliling menjual tahu. Ia pun membidik pemilik warung makan yang tentunya tak mengetahui jika tahu yang dibelinya mengandung zat kimia tawas dan boraks. Tak sampai setengah jam berkeliling, barang dagangannya pun diserbu pembeli. Ia pun bisa pulang ke rumah lebih cepat.

Kepada tim Sigi SCTV, pemilik pabrik tahu Warsino memberikan kiat cara membedakan tahu murni dengan tahu yang telah tercampur zat kimia. Ia merinci tahu putih yang mengandung formalin teksturnya keras alias tidak lembek. Selain itu, baunya lebih menyengat lazimnya bau formalin dibandingkan tahu murni. Terlebih jika tahu yang diduga berbahan kimia tersebut berbau asam dan berlendir.

Kecurangan serupa dilakukan sejumlah pedagang makanan yang nakal. Seperti tukang batagor dan tukang siomay yang menggunakan tahu sebagai bahan dasarnya. Mereka pun meracik bumbu khusus. Selain berfungsi sebagai penyedap rasa, racikan khusus itu juga digunakan buat menyembunyikan rasa tawas pada tahu.

Padahal, sebenarnya tanpa berbuat curang pun masih ada cara yang bisa dilakukan agar tahu awet lebih lama secara alami. Sayangnya, sejumlah pedagang seperti Eko memilih jalan pintas. Perbuatan itu jelas dapat meresahkan para konsumen atau ibu rumah tangga yang biasa membeli tahu di pasar tradisional.

Tak ingin gegabah, tim Sigi SCTV pun melakukan uji laboratorium guna membuktikan praktik nakal dilakukan oleh sejumlah pedagang, Beberapa jenis tahu yang diduga mengandung bahan kimia berbahaya pun diambil sebagai contoh untuk memastikan kadar bahayanya bila dikonsumsi. Sampel pun dibawa ke laboratorium yang biasa menguji kandungan kimiawi dalam makanan.

Hasilnya sudah bisa diduga, Manajer Teknis Pengujian Balai Besar Industri Argo Mulhaquddin mengatakan sampel tahu yang dibeli dari sejumlah pedagang ternyata melebihi ambang batas aman sehingga sangat tidak layak untuk dikonsumsi. Menurut dia, tubuh manusia punya keterbatasan untuk menerima kandungan zat kimia yang terkandung dalam makanan yang bisa berakibat fatal bagi kesehatan.

Sementara, Kepala Dinas Kesehatan Semarang dokter Niken menyayangkan minimnya pengetahuan para pedagang tentang bahaya menggunakan bahan pengawet seperti tawas, boraks, dan benzoat. Menurut dia, perbuatan tersebut sangat merugikan konsumen. Jika pun terpaksa, seharusnya para pedagang menggunakan bahan pengawet yang diperbolehkan sesuai ketentuan kesehatan meskipun harganya cukup mahal.(ADI/ANS)


http://berita.liputan6.com/read/338870/kenali_tahu_berbahaya